PERSAHABATAN YANG SALING MENOLONG

Dalam Lontar Kanda Pat Sari: Tutur I Budda Kecapi, manusia diingatkan bahwa ia tidak pernah menjalani kehidupan seorang diri. Sejak lahir, manusia disertai oleh Catur Sanak, kekuatan yang…

Dalam Lontar Kanda Pat Sari: Tutur I Budda Kecapi, manusia diingatkan bahwa ia tidak pernah menjalani kehidupan seorang diri. Sejak lahir, manusia disertai oleh Catur Sanak, kekuatan yang tumbuh bersamanya, menjaga, menolong, dan mengantarkannya melewati perjalanan hidup.

Om Swastyastu,

Cuplikan teksnya:

“Kawentenan ipun Catur Sanak, nganutin pangider-ider, mata angin Ida, manut warna miwah manut tingkat palekadan.”

Alih bahasa:

“Keempat saudara itu senantiasa menyertai manusia, menempati arah masing-masing sesuai warna dan urutan kelahirannya.”

Ajaran ini dapat menjadi perlambang persahabatan sejati. Sahabat bukan hanya orang yang hadir ketika suasana menyenangkan, melainkan mereka yang tetap berjalan bersama saat kehidupan menjadi berat. Mereka saling mengingatkan ketika salah arah, menguatkan ketika lemah, dan membantu tanpa menjadikan pertolongan sebagai hutang.

Persahabatan yang baik tidak membuat seseorang bergantung, tetapi menjadikannya semakin kuat. Seorang sahabat memberikan kemampuannya untuk menolong, bukan untuk menunjukkan keunggulan. Sebagaimana dijelaskan dalam lontar, kekuatan yang dimiliki manusia hendaknya digunakan untuk “memberi kemampuan menolong orang lain”, bukan untuk kesombongan.

Pada akhirnya, sahabat sejati adalah mereka yang berkata:
“Perjalanan ini mungkin berat, tetapi engkau tidak harus menjalaninya sendirian.”

Sumber: Lontar Kanda Pat Sari: Tutur I Budda Kecapi, alih bahasa IBM Jaya Martha, Kawi Sastra Mandala.

Om Shanti, Shanti, Shanti Om

IBM Jaya Martha

Bagikan artikelWhatsApp